Mengenal Ragam Investasi Emas

Oleh : Endy J Kurniawan Beberapa tahun belakangan, seiring maraknya minat masyarakat terhadap investasi di logam mulia, tawaran berbagai ragam investasi emas datang menghampiri masyarakat.

Meski cukup banyak merek/ brand yang muncul, hakikatnya ragam investasi emas hanya ada 6 yaitu : (1) investasi emas fisik (pasif), (2) trading fisik, (3) qirad, (4) trading online-derivatif, (5)  gadai dan (6) investasi bodong berkedok emas. Beberapa lagi merupakan turunan dan bentuknya kombinasi. Berikut penjelasan masing-masing ragam investasi emas.

  1. Investasi Emas Fisik adalah investasi emas secara pasif, yaitu membeli kemudian menyimpannya, baik pindah tangan langsung maupun termiliki dengan kondisi tertitipkan (semisal di Safe Deposit Box di bank). Metode transaksi investasi emas fisik konsumen bisa datang dengan membawa uang tunai seperti di toko emas atau transfer online. Atau metode pool account maupun cicilan.
  2. Trading Emas Fisik. Investasi emas berikutnya adalah menjadikan emas sebagai komoditas untuk jual-beli, seperti toko dimana kita mendapatkan margin per transaksi. Dengan menjadikan emas sebagai objek jual-beli, kita dapatkan cash selain capital gain. Jenis investasi ini masuk ke kategori investasi aktif-produktif. Minggu depan kita lanjutkan 4 metode lainnya.
  3. Qirad adalah menjadikan emas fisik yang kita miliki sebagai penyertaan modal dalam sebuah usaha. Investor mendapatkan bagi hasil yang diperjanjikan di awal. Satuan yang diinvestasikan maupun yang dibagi-hasilkan bisa berupa rupiah maupun satuan gram emas. Praktek Qirad yang jamak ditemui adalah dalam bidang usaha perdagangan logam mulia.
  4. Investasi emas derivatif. Metode ini ada banyak macam & jika diamati sekilas lebih mirip seperti investasi di trading saham. Investasi emas derivatif masuk kategori hi-risk hi-return. Kita tak pegang fisik emas kecuali jatuh tempo dan kita mengambil opsi ambil fisik. Dana kita diinvestasikan secara multilateral di lalu lintas uang internasional. Di jenis investasi ini kita kenal ETF (Exchange-Traded Fund), yang menyediakan objek investasi berupa saham, komoditas (termasuk emas) & obligasi. Termasuk juga dalam transaksi emas derivatif adalah transaksi emas berjangka – yang di Indonesia beroperasi di bawah lisensi BAPPEPTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan terdaftar di BBJ (Bursa Berjangka Jakarta). Dana investor dikelola broker berlisensi (jumlahnya cukup banyak di Indonesia) yang mendapatkan untung dari margin trading. Mereka sah dan legal. Bahwa ada resiko investasi yg tinggi dalam jenis investasi ini adalah hal lain lagi yang benar-benar harus dipahami oleh investor.
  5. Gadai Emas. Untuk gadai, fungsi dan tujuan asalnya adalah pembiayaan. Metode ini adalah cara untuk mendapatkan cash dari emas yang kita gadaikan. Gadai emas menjadi cara berinvestasi ketika bertingkat dan berlanjut, kita sebut gadai-beli bertingkat. Namun, dengan aturan BI yang baru, gadai lebih cocok dan ‘dikembalikan’ fungsinya untuk pembiayaan. Perlu dana, gadaikan, investor mendapatkan cash, lalu nanti ditebus. Dalam praktek di masyarakat, metode ini dikenal sebagai Kebun Emas. Pada metode ini ada potensi untung dan rugi. Sekali lagi, kenali resiko selain keuntungannya.
  6. Investasi Emas Bodong. Ragam investasi emas terakhir adlh tawaran investasi yang ‘seolah-olah’ menempatkan dana investor di emas – tujuannya kumpulkan dana sebanyak-banyaknya lalu pengelola kabur. Ini beberapa kali telah terjadi dengan topeng dan nama aneka macam. Sebut misalnya E, T dan V. Emas hanya sekedar pemanis & penarik dana masyarakat, lalu diberi janji return yang tinggi & tak wajar. Kita sebut model ini sebagai ‘Investasi Emas Bodong’. Uang investor dikelola dengan skema tertentu (disebut Ponzi Scheme) yang motifnya win-lose & bisa rugikan investor. Jenis investasi emas derivatif – online yang legal tapi beresiko tentu beda dengan investasi emas bodong yang jelas scam dan penipuan. Letak bedanya misalkan pada ijin usaha dan ijin broker. Emas derivatif terdaftar di BAPPEPTI dan BBJ serta brokernya berlisensi, sementara lembaga investasi emas bodong berbentuk perseorangan, bisa juga koperasi dan unit usaha yang tak jelas dan baru berdiri. Cara pemasarannya pun dilakukan dengan masif, skema MLM dan undangan makan-makan gratis yang mewah dan entertaining.

Source : http://endyjkurniawan.com/2013/01/08/mengenal-ragam-tawaran-investasi-emas/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

About us

About UsCikarang Dinar adalah usaha jual beli koin emas dinar (keluaran geraidinar.com) khusus untuk distribusi wilayah Cikarang dan sekitarnya. Jaminan 100% keaslian emas + sertifikat antam, dan kami terdaftar resmi sebagai agen/sub-agen. Kami juga menyediakan Logam Mulia sertifikat antam.

Search